Kemiri, Restoran dengan Sistem Informasi yang oke punya (tapi mahal)

Yak kali ini pejaten village jadi sasaran kami dalam berkuliner. Bingung mau cari makan apa, kami langsung naik ke lantai atas dan melihat-lihat food cortnya. Nampaknya kurang banyak pilihan. Lalu kami melihat sebuah restoran dengan tampilan yang sangat unik. Dari depan terlihat gerobak-gerobak mini dan di dalamnya terdapat semacam kios-kios kecil. Alhasil kami mencoba masuk ke dalam.

Ketika masuk, kami ditanya oleh mbak2 penjaga pintu masuknya “berapa orang?”, kami jawab “berdua”, lalu kami masing2 mendapat sebuah kartu yang berisikan nomer meja kami (nomer 10). Lalu saya nanya ke mbaknya “ini cara mesennya gimana?”. Kata Mbaknya “nanti di bawa kartunya ke kios yang diinginkan, pesan, lalu makanan akan langsung dianterkan ke meja”. waw -__-” gaul… Akhirnya kami duduk di meja nomer 10 dan berkeliling.

Kartu Untuk Memesan

Jadi kios2 di sana itu temanya masakan indonesia semua. Nasi goreng, gudeg, soto, seafood, dan lain-lain. Furniturenya indonesia banged tapi keliatan mewah dan mahal. Harga makanannya pun mahal😦. Saya memesan gudeg seharga 39 ribu dengan teh tarik seharga 12 ribu. Dea memesan sate ayam seharga 24 ribu. Jadi cara mesennya adalah saya ke kios gudeg, pesen, terus kartu saya diswipe layaknya kartu kredit, lalu udah begitu aja. Kemudian saya ke kios minuman, pesen, swipe, dan pergi. Lalu saya duduk. Kemudian tak lama, makanan pun langsung di antar ke meja saya beserta bukti pembelian dalam bentuk nota. Selesai makan, untuk bayar kami ke gerobak yang tadi diliat (yang ternyata adalah mesin kasir) lalu kartu kami di ambil, di swipe, dan munculah menu apa saja yang sudah kita pesan (plus tax 15%).

Interiornya

Overall buat makanan rasanya biasa aja, gudeg saya agak lucu karena bagian gudeg yang dari nangka itu, bumbunya warnanya ijo, hehehe… aneh tapi enak. Sate ayamnya biasa juga tapi dagingnya lumayan gede, gak kecil, lumayan mengenyangkan. Jadi rasa sih biasa aja, tapi harganya yang gak biasa😀. Sama kecanggihannya itu membuat kita merasakan sensasi tersendiri dalam memesan makanan.

Gudeg ala Kemiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s