Ramen Asyik Bersama Sumo Ramen

Mas yg masak

Hai Pirsawan! Kembali lagi dengan kontributor tercantik Anda (ngarep) di sini. Kali ini saya akan membahas mengenai kedai ramen di bilangan Tubagus Ismail, yaitu Sumo Ramen. Letaknya adalah di Tubis, persis sebelahnya Beurgeur, kalo udah keliatan tempat cuci mobil Kartika, berarti udah kelewatan coy.

Di hari yang dingin sehabis badai besar di ITB, saya dan kawan-kawan yang lapar dan terjebak di kampus, memutuskan untuk mencari makan yang dekat dan murah-murah. Karena sekalian mau cuci mobil teman, kami pun ke Tubagus Ismail, saya saran makan Sumo Ramen saja, soalnya teman saya ada yang pernah ke sana terus penasaran deh😀 hoho.

Kedai Sumo Ramen ini ukurannya kecil, tapi setelah masuk ke dalam memang kecil dan agak sempit (lho), jadi kalau misalnya penuh jadi susah dan bingung mau makan dimana, sangat tidak disarankan untuk berlama-lama di sini, buru abisin makanan, abis itu minggat. Ketika masuk ke kedai ini, saya agak kurang suka karena bisa melihat WC yang tidak ditutup pintunya oleh karyawan. Saya pribadi kurang suka kalau bisa melihat WC dari tempat saya makan, kadang bisa lost appetite. Makanya saya cari posisi duduk yang tidak menghadap ke jamban tersebut. Pilihan tempat duduk jatuh pada bar-nya, yang dekat dengan tempat masak ramennya.

Bar-nya Sumo Ramen

Karena dekat dengan dapurnya, jadi segala bumbu yang menyengat hidung bisa sampai ke saya dan bikin saya batuk-batuk. Wah, harusnya bumbunya nendang nih, udah sampe nusuk-nusuk hidung segala. Kalau yang gak mau makan di bar-nya, mereka juga ada meja makan biasa.

Meja makan Sumo Ramen

Nah, begitu duduk, ini ada yang mengezutkan, yaitu korean ramen popstar, jadi pengen nyoba ngulum SuJu tuh bijimane hoho.

Korean Popstar Ramen, merasakan Suju di lidah Anda

Berikut daftar menu yang ada di Sumo Ramen:

Menu di Sumo Ramen

tadinya saya mau pesen yang spesial di sini, tapi berhubung ingin hemat, saya pesen yang biasa aja, tampaknya juga bakalan kenyang banget kalo yg biasa juga. Saya pesan Tomyum Beef Ramen dan es teh manis. Yang datang pertama tentu saja es teh manisnya, dan ini adalah pilihan yang tepat, lihat saja ukurannya yang penuh emosi ini.

Es Teh Manis EMOSI

Awal sampe di meja, saya sempat bingung, ini gimana ngaduknya, karena gelasnya jumbo dan yang ada hanya sedotan yang lemah lunglai. Belum lagi gulanya juga emosi banyaknya hohoho. Rasa es teh manisnya decent selayaknya es teh manis pada umumnya. Lalu datanglah pesanan saya: Tomyum Beef Ramen. Dari namanya sih harusnya rasanya mirip tom yam kung yang masakan Thailand itu, jadi ya asem asem pedes menggelinjang gitu.

Ramen Beef Tomyum :3

Ini dia yang saya suka, tampilannya lucuu karena ada si bintang senyum itu :3 jadi nambah semangat buat makan (emang laper sih sebenernya). Sayangnya sebelum sempat merasakan air kuah yang asli, saya sudah mencampurnya dengan shoyu, bubuk cabe, dan cabe, jadinya malah pedes dan enak hohoho. Ya sudahlah, namanya juga laper.

Rasa ramennya menurut saya oke, mienya juga enak, si bintangnya enak, ada sayuran sawi (yang mana sangat aneh karena jarang saya menjumpai ramen dengan sayur sawi), dan dagingnya juga enak. Sayang dagingnya kurang dipotong kecil-kecil, jadinya pilihannya ada 2, yaitu kalo ngga makan satu dagingnya, ya dipotong tapi butuh usaha ekstra (tahulah susahnya motong daging di makanan kuah dan pake sendok plastik). Terus yang kurang lagi adalah mie-nya kurang banyak!!😛 hohoho saya sih emang sukanya ramen yang porsi kuah dan mie-nya seimbang sebenernya, jadi mie-nya itu ngga terlalu tenggelam di kuah (agak terlihat) jadi mengundang selera banget buat makan. Tapi gini juga gak papa, saya suka juga :9 hohoho.

Konsep Sumo Ramen sebenarnya menarik, membawa masakan Jepang menjadi lebih mudah diraih oleh mahasiswa, harganya juga bersahabat menurut saya. Oiya, buat yang ngga hobi ramen, masih ada pilihan makanan nasi kok di sini, sudah gitu nasinya bisa milih, mau garlic rice, ginger rice, atau yang lain (lupa saya, ada di gambar menunya kok hehe).

Dengan kombinasi es teh manis emosi dan ramen, cukup membuat saya kenyang parah sampai agak panas perut (karena pake cabe kebanyakan sih sebenernya haha). Harga makanannya adalah:

Tomyum Beef Ramen: IDR 15.000
Es Teh Manis (emosi): IDR 5.000

Total saya makan klenger di Sumo Ramen adalah IDR 20.000 :3

Untuk rating, saya kasih 6.0/10 untuk rasa dan kelucuan bahan makanannya. Ayo kita jalan-jalan lagi dan makan-makan lagi!!!

3 thoughts on “Ramen Asyik Bersama Sumo Ramen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s