Sensasi Hula 3 Dolphins Diner

Fiuh, akhirnya sempat lagi menulis di sini. Baru-baru ini saya bersama dengan teman-teman sejawat di STI08 (baca: Dera dan Romi) berkesempatan untuk makan di 3 Dolphins Diner yang merupakan reinkarnasi dari Aloha Aina yang dulu ada di Dago. Tutupnya Aloha Aina saya pikir akan menjadi akhir dari petualangan kuliner Hawaii, ternyata beberapa bulan setelahnya, dibukalah satu restoran yang inovatif bernama 3 Dolphins Diner (selanjutnya disingkat 3DD -> pegel). Memang sih, dulu saya pernah mengulas Aloha Aina, tapi di sini saya menemukan hal baru yang harus saya bagi dengan pirsawan sekalian (sok baik banget).

Lokasi 3DD terletak di Jalan Cigadung Raya Barat (lupa nomer berapa), yang jelas kalau dari arah Dago, restoran ini terletak di sebelah kiri, sedangkan kalau Anda masuk dari Tubagus Ismail, jangan lupa belok kiri ketika masuk ke Jalan Cigadung Raya terus restoran ada di sebelah kanan. Menurut saya sih, lokasi restoran ini terpencil banget, gak ada angkot yang lewat sini. Kalau mau ke sini terpaksa naik ojek dari Cigadung (yang dari Tubagus Ismail), pulangnya wallahu ‘alam. Sepi banget bro di sini.

Sampai di sini, ternyata restoran sangat sepi pirsawan!! Baru ada kami saja yang datang, padahal itu waktu buka puasa. Ini keuntungan buat saya sih sebenarnya fufufu. Kesan pertama saya adalah: kok tempatnya gini!?!? Ternyata kalau masuk ke dalam restoran ini baru tau uniknya. Karena sudah lapar sehabis seharian penuh berpuasa, ayo gak pake lama, langsung pesan!

Sedikit penampakan dalam restoran dan wajah teman saya, Romi :*

Peta pulau Hawaii

Lebih luas lagi tempatnya

Bunga hiasan di meja

Sebelum masuk ke makanannya, mari kita bahas dulu tempatnya. Menurut saya sih tempat ini enak, ada sofa-sofa buat duduk enak. Terus ada wi-finya. Terus ada semacam kereta trem gitu di luar area ini, unik pokoke. Lanjut ke makanannya. Karena melihat harga di buku menu yang tidak terlalu mencekik, saya sok-sokan pesan starter dulu (maklum, namanya kalap abis buka puasa). Saya pesan Crab Napoleon (starter), Salmon sesuatu (saya lupa, ini main dish), dan pesan Cinnamon Tea. Kalau Dera pesan Risotto sesuatu (lupa juga, ada cabbage-nya, btw ini starter), terus pesan Island Baked Dory (main dish), dan Strawberry juice. Sementara Romi pesan Loco Moco (iya gak sih Rom?), terus minumnya dia Ice Tea dan sementara saya dan Dera pesan starter, Romi pesan dessert Lavocado sesuatu (lupa, maklum ah, ingatan saya Mas Koki, hanya bagus untuk urusan akademis nguak nguak).

Nah untuk condiment-nya kami bertiga milih kentang goreng, tapi ini bukan sembarang kentang goreng lhoo! Jadi ini adalah baby potato, yang digoreng dan dikasih garam dan lada. FYI, kentangnya masih dengan kulitnya, jadi ada sensasi krenyes pas gigit kentangnya.

Mari kita ulas!

Loco Moco-nya Romi, karena sudut pengambilan fotonya gak oke, yang keliatan malah kentang semua -_-

Saya gak sempet nanyain sama Romi ini enak atau gak, tapi kayaknya enak, tapi gak gimana-gimana. Jadi kalau Loco Moco (kalo gak salah) ini ada daging burger yang di atasnya dikasi telur mata sapi, terus disajikan dengan kentang goreng a la 3DD. Yang saya suka sih jagung manisnya, manis dan enak. Seger. Tapi lupa euy harganya berapa, kayaknya sih 30 ribuan.

Island Baked Dory

Kalau Island Baked Dory ini dulu saya pernah makan pas masih Aloha Aina, menurut saya ini enak, daging ikannya lembut, memang ikan Dory itu enak sih. Jadi ini emang enak dan saya rekomendasikan buat yang ingin kemari hehe. Ini juga lupa harganya berapa, kayaknya sih 30ribuan.

kengor

Nah kentang goreng khas 3DD ini menurut saya enak, tapi sayangnya kurang netral buat saya. Maksudnya agak asin banget di beberapa tempat, ada yang asinnya biasa aja, ada yang asin banget, saya emang bukan penggemar makanan dengan rasa strong sih, yang biasa aja. Tapi ini minyaknya juga ngeri, banyak bro. Coba si kentang ini disajikan bareng daun basil atau oregano, keknya lebih lazis, atau barengan sama bawang bombay yang digoreng lama sampai caramelized atau sama bawang putih yang digoreng kering, pasti nambah tekstur dan cita rasa kentang. Tapi saya sok tahu aja sih.

Salmon sesuatu

Ini pesanan saya. Saya inget persis harganya berapa, IDR 32000. Harga yang murah untuk salmon yang dijadikan makanan utama. Ternyata salmon-nya kecil hiks. Nah salmon ini kata masnya, direbus setengah matang, jadi gak menghilangkan rasa asli salmon yang enak itu. Terus salmon diletakkan di atas potongan apel hijau, bawang bombay, dan beberapa sayuran misterius lainnya yang dikasih dressing sesuatu. Terus di atas salmon diletakkan rumput laut segar. Nah untuk makanan ini, saya bilang kurang cocok si rumput laut itu di atas salmon, bukan karena gak enak, tapi karena rumput lautnya asin banget. Menurut saya ada baiknya kalau rumput laut ini netral aja rasanya, gak usah asin banget, jadi gak merusak rasa salmon yang enak. Terus saya makan pakai kentang goreng labil yang ada bagian asin banget ada yang netral. Jadinya pusing saya makannya karena terlalu asin. Untungnya saya pesan Cinnamon Tea yang bisa netralin rasa asin dari lidah saya. Cinnamon Tea ini juga gak terlalu kuat rasa kayu manisnya, jadi enak gak terlalu pedas.. Gak kayak salah satu teh kayu manis yang pernah saya minum, saking kuat rasanya, sampai terasa pedas.

Risotto sesuatu

Risotto-nya Dera ini yang menurut saya juara. Hanya dengan harga IDR 125000 saja, kenyangnya sudah kayak makan berat. Jadi ini risotto (nasi Itali, pernah ada di Pizza H*ut) yang dikasih fillet ikan (iya gak sih ikan), terus ada cabbage-nya gitu. Ini menurut saya sudah mengenyangkan karena si risotto-nya sendiri sudah pakai krim. Kenyang.

Crab Napoleon

Ini starter yang saya pesan, ini harganya IDR 10000. Rasanya saya bilang enak! Jadi ini adalah kulit pangsit kering yang di atasnya dikasih isian daging kepiting, sayur, dan mayonnaise.. Kemudian ada saus hijau yang pedas. Menurut saya oke banget rasanya, segar, tapi kayaknya lebih asik kalau pangsitnya itu membungkus si adonannya itu, soalnya kalau terbuka makannya jadi repot dan belepotan. Tapi itu emang karena sayanya aja sih. Mana aja juga enak menurut saya.

Dan saya lupa foto Lavocado-nya Romi dan Strawberry Juice-nya Dera. Intinya sih Strawberry-nya kata Dera biasa aja, saya juga gak coba sih, saya percaya sama Dera. Kalau Lavocado itu semacam adonan kue alpukat yang gak jadi kue, terus dikasih saus coklat di dalam mug yang panas. Katanya Romi sih awalnya eneg dan rasanya agak gimana gitu, tapi abis juga.

Secara keseluruhan sih buat Anda yang kangen sama Aloha Aina, tenang saja, rasa tidak berubah kok. Tempat malah lebih bagus dibandingkan yang dulu, cuman jauh aja. Harga menurut saya sangat bersahabat malah, saya kemarin makan dengan starter gitu aja, totalnya IDR 56ribuan. Sebenarnya saya belum terlalu kenyang sih, tapi ada baiknya mengikuti sunnah Rasulullah, makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Pajak di sini juga unik, 12%. Asyiknya lagi buat kamu para kawula muda yang ngaku hype dan indie, di sini jual Red Velvet Cake dan Rainbow Cake! Tapi kayaknya sih porsinya gede, makanya saya kemarin gak jadi beli, takut gak abis.

Kasih dah 7.9 buat 3DD, the new Aloha Aina😉 mau lagi deh kalau diajak ke sini, tapi sama yang terkasih yah #kode.

2 thoughts on “Sensasi Hula 3 Dolphins Diner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s